Dua Sejoli Ditelanjangi dan Diarak

Seorang kuli bangunan bernama Fajri (27) dan pembantu rumah tangga, Herry (20), tertangkap tangan sedang bercinta di rumah kontrakan di Duren Sawit. Kedua sejoli itu ditelanjangi massa, kemudian diarak tanpa busana. Memilukan.

Setelah berjalan kurang lebih 50 meter, aksi pengarakan dihentikan aparat Polsektro Duren Sawit. Fajri dan Herry kemudian diamankan ke Polsektro Duren Sawit dan selanjutnya dibawa ke Polrestro Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi Rabu (27/7) pukul 22.00 WIB di rumah kontrakan milik H Hadih yang disewa Fajri. Rumah ini terletak di Jalan Masjid Al Barkah, Kampung Tipar RT 07/07, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Saat itu empat orang pemuda melihat rumah kontrakan Fajri tertutup rapat.

Kecurigaan para pemuda itu timbul lantaran sebelumnya mereka melihat pacar Fajri bernama Herry tengah berkunjung ke rumah kontrakan yang berukuran 2,5×4 meter tersebut. “Para pemuda itu lantas mengintip ke dalam rumah tersebut dan mendapati Fajri dan Herry bercinta. Para pemuda itu lantas menggedor pintu dan menyuruh Fajri dan Herryni ke luar rumah,” ujar Hadih yang menyebutkan bahwa Fajri baru 1,5 bulan tinggal di rumah kontrakannya.

Fajri dan Herry digelandang ke rumah Hadih. Saat itu massa yang menyaksikan kejadian terus berdatangan. Ketika diinterogasi warga, Fajri dan Herry mengaku dua kali bercinta. Hadih dan para sesepuh Kampung  Tipar menganjurkan Herry dan Fajri dinikahkan. Hadih lalu memanggil Amsir (Ketua RT 09), Asmawi (Ketua RT 07), Muhadis (penghulu yang tinggal tidak jauh dari rumah Hadih).

“Saya juga memanggil Sulastri, bibi Fajri, yang juga tinggal di rumah kontrakan saya. Saya juga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsektro Duren Sawit. Namun belum juga mereka berdua dinikahkan tiba-tiba massa yang marah semakin banyak dan beringas. Mereka merangsek masuk dan menarik Fajri dan Herry ke luar rumah. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 24.00 WIB,” ujar Hadih.

Massa yang sudah tidak bisa dikendalikan langsung melucuti pakaian kedua sejoli tersebut hingga tak tersisa. Bakan massa juga memukuli Fajri hingga babak belur. Begitu juga Herry. Tubuhnya juga tidak luput dari tamparan maupun colekan tangan-tangan jahil.

Massa kemudian mengarak mereka ke jalan raya. Mereka disuruh berjalan kaki menyusuri jalan sambil sesekali tangan-tangan jahil memukul dan mencolek mereka. Setelah berjalan kurang lebih 50 meter, petugas Polsektro Duren Sawit menghadang massa dan mengamankan Fajri dan Herry. Setelah diberi pakaian yang layak, kedua sejoli tersebut dibawa ke Polsektro Duren Sawit.

Sulastri sangat menyayangkan ulah massa yang tak memiliki rasa kemanusiaan. Sulastri menjelaskan kemaluan Herry juga terluka akibat ulah masa. Dia tidak tega melihat peristiwa yang menimpa keponakannya. “Saya melihat kejadian semalam tidak tega. Yang pasti mereka sangat malu. Kalau menangis, sejak ketahuan berbuat seperti itu, mereka sudah menangis,” ujar Sulastri. Ia menambahkan Fajri dan Herry sama-sama berasal dari Wonosobo, Jawa Tengah.

About 3wibowo

Indonesian
This entry was posted in Kriminal and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s