"Eat, Pray, Love" Dari Novel ke Film

Inilah novel best seller yang filmnya akan dibintangi oleh Julia Roberts.

Heboh aktris Julia Roberts yang akan syuting di beberapa tempat eksotis di Pulau Dewata Bali untuk film terbarunya yang berjudul Eat, Pray, Love memang jadi headline khusus di beberapa media.

https://i0.wp.com/media.vivanews.com/thumbs2/2008/11/10/58350_julia_roberts_300_225.jpg

Julia Roberts

Banyak yang tidak tahu kalau film yang akan diproduksi oleh Paramount Pictures tersebut adalah sebuah adaptasi dari novel laris bertajuk “Eat, Pray, Love: One Woman’s Search for Everything Across Italy, India and Indonesia” karya penulis wanita Amerika, Elizabeth Gilbert.

https://i1.wp.com/media.vivanews.com/thumbs2/2009/10/15/77974_elizabeth_gilbert_300_225.jpg

Elizabeth Gilbert

Novel tersebut merupakan pengalaman pribadi Gilbert saat berusia 32 tahun pasca bercerai dari suaminya. Setelah menangisi perceraiannya selama berhari-hari dan gagal membina hubungan baru dengan pria lain, Gilbert akhirnya memutuskan untuk berkelana ke berbagai negara demi mencari pengalaman spiritual serta tentu saja menemukan cinta baru.

Tiga negara yang sempat dikunjungi Gilbert ketika itu adalah Italia, dimana ia menghabiskan waktu selama empat bulan di sana, kemudian berlanjut ke India selama empat bulan demi mencari ketenangan spiritual dan berakhir di Indonesia dimana akhirnya ia menemukan cintanya kembali setelah bertahun-tahun tinggal di pulau Bali.

Film yang rencananya akan dirilis tahun 2011 tersebut diproduseri oleh aktor Brad Pitt lewat rumah produksi miliknya Plan B serta naskahnya sendiri akan ditulis ulang oleh Ryan Murphy yang juga bertindak sebagai sutradara. Sebelumnya Murphy dikenal sebagai kreator untuk serial laris Nip/Tuck.

Sejak terbit pada 16 Februari 2006, novel ini telah mendapat review yang bagus dari berbagai media di Amerika. Salah satu yang menyukai isi novel ini adalah Oprah Winfrey yang pernah mempromosikannya lewat dua episodenya. Novel ini sempat bertahan di posisi teratas New York Times Best Seller selama hampir 110 minggu sejak diedarkan.

Sebelumnya novelis Elizabeth M. Gilbert yang lahir pada tahun 1969 di Waterbury, Connecticut pernah menulis artikel bertajuk “The Muse of the Coyote Ugly Saloon” untuk majalah GQ terbitan tahun 1997.

Artikel yang merupakan pengalaman pribadinya ketika menjadi bartender di sebuah bar kawasan kumuh East Village-New York itu sempat difilmkan oleh produser kenamaan Jerry Bruckheimer pada tahun 2000 dengan judul “Coyote Ugly” dan dibintangi oleh sederet bintang muda, diantaranya ada Piper Perabo (The Prestige) dan Maria Bello (Duets).

freddy.wally@vivanews.com

beritanyata.blogspot.com

• VIVAnews

About 3wibowo

Indonesian
This entry was posted in Bali, Celebrities, Hiburan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s